Kopi Inspirasi: Fungsi Otak Kiri dan Otak Kanan

CSS Button Cursor Css3Menu.com

Fungsi Otak Kiri dan Otak Kanan

Roger Sperry
Otak adalah organ tubuh yang fungsinya untuk berpikir, merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia, karena dari situ semua kegiatan dan tingkah laku bermula, seluruh bagian indera manusia bisa menjalankan fungsi karena perintah pikiran. Sampai sekarang otak dengan segala misterinya belum terpecahkan secara pasti, meskipun telah berkali kali para ahli melakukan penelitian, keajaiban organ yang satu itu tetap menjadi rahasia sang Pencipta.

Sejak sekitar tahun 1960-an seorang peneliti bernama Roger Sperry memulai teori dan penelitian tentang fungsi otak menurut letaknya yaitu otak kiri dan otak kanan. Menurut beliau, otak kiri dan otak kanan memiliki fungsi yang berbeda sehingga akan mempengaruhi orang dalam hal kemampuan tertentu dan dapat digambarkan seperti apa orang itu, tentang intelektualnya serta kemampuan intuitif yang ada. Perbedaan dua fungsi antara otak kiri dan otak kanan akan menentukan tentang sifat, karakteristik, hobi, minat dan kemampuan yang dimiliki seseorang.


Manusia memiliki otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum). Nah, dibagian otak besar inilah otak kiri dan otak kanan berada. Disinilah tempat mengolah dan memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, mengingat, kemampuan dalam penalaran, membayangkan, dan juga merencanakan program. Otak besar terbagi atas belahan kiri dan belahan kanan, atau sering disebut otak kiri dan otak kanan keduanya memiliki fungsi yang berbeda pula.

Ilustrasi Fungsi Otak Kiri dan Otak Kanan
- Fungsi Otak Kiri

Merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ) dan berperan dalam hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, atau merupakan pusat matematika manusia. Maka dapat ditarik kesimpulan jika seseorang pandai dalam hal yang berhubungan dengan logika seperti pandai ilmu matematis, sangat detail dalam menyusun rencana dan sebagainya, maka otak kirilah yang lebih dominan.

- Fungsi Otak Kanan

Yaitu sebagai pusat berkembangnya Emotional Quotient (EQ). Jika seseorang cenderung memiliki bakat tertentu, seperti seni dan hal yang melibatkan intuisi, maka ini dominasi dari otak kanan yang baik. Karena peranannya sebagai pusat kemampuan intuitif, maka seseorang yang biasa menggunakan otak kanan akan memiliki kemampuan merasakan, menghayati, memadukan sesuatu, bisa membaca ekspresi tubuh, punya bakat menyanyi, menari, melukis dan hal kreatif lainnya, pokoknya semua yang melibatkan perasaan (intuisi) adalah pengaruh dari fungsi otak kanan. Juga kemampuan seseorang dalam hal sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta masalah pengendalian emosi adalah karena keterlibatan si otak kanan ini.

Dari perbedaan masing-masing fungsi tersebut, tentu akan menghasilkan individu yang berbeda pula. Kemampuan otak seseorang akan terus meningkat sesuai dengan apa yang mereka pelajari dan lakukan. Otak kiri akan semakin cemerlang jika diasah dalam hal akademik, sekolah misalnya. Begitu juga dengan otak kanan, harus melalui latihan dan membiasakan diri untuk mengembangkan kemampuan dan terampil dalam bakat tertentu, lebih sering eksplorasi diri agar otak kanan yang dimiliki seseorang berkembang secara optimal.

Merujuk dari teori ini, orang-orang yang dominan otak kirinya pandai dalam melakukan analisa dan proses pemikiran logis, namun kurang pandai dalam komunikasi, interaksi atau hubungan sosial, mereka juga cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga lebih berfungsi dibanding kaki dan tangan kirinya. Sementara itu, orang-orang yang dominan otak kanannya memiliki kemampuan bergaul, komunikasi, interaksi dan hubungan sosial, namun kurang baik dalam hal-hal yang bersifat teknis.

Dari ciri-ciri tersebut kita bisa membedakan seseorang apakah dominan otak kanan atau otak kirinya. Dapat dilihat dan nilai dari perilaku sehari-hari, cara berpakaian dan bakat yang dimiliki, bisa juga dengan menggunakan peralatan namanya Electroencephalograph, alat tersebut mampu mendeteksi bagian otak yang paling aktif atau dominan. Ketidak-seimbangan antara otak kiri dan otak kanan akan berpengaruh pada kekurangan dan kelebihan seseorang.

Pengaruh fungsi otak kiri dan otak kanan yang seimbang akan menciptakan kondisi yang ideal bagi kemampuan pribadi seseorang, sehingga menjadi orang yang cerdas secara akademis sekaligus pandai bersosialisasi, berkomunikasi atau berinteraksi. Sangat penting dan perlu melatih otak kiri dan otak kanan agar seimbang. Saat ini ada metode yang sedang populer untuk membantu menyeimbangkan kinerja dua belahan otak yakni dengan menggunakan CD Aktivasi Otak. Dengan mendengarkan semacam irama musik instrumental yang dirancang khusus untuk merangsang, menyelaraskan dan mengaktifkan belahan otak kiri dan otak kanan.

Ada juga beberapa ilmuwan yang tidak sependapat dengan teori diatas dan memunculkan teori-teori yang berbeda, itu biasa karena yang namanya penelitian akan terus berkembang dan tidak mutlak, selalu ada pro kontra. Terlepas dari pro kontra teori dan penelitian tersebut, kita harus bersyukur kepada Tuhan di beri karunia perangkat ajaib bernama otak, yang wajib dilindungi dan digunakan secara positif.

Kutipan dari berbagai sumber.

No comments:

Post a Comment